Cara Mengukur Keberhasilan Influencer Marketing

Cara Mengukur Keberhasilan Influencer Marketing

Jika Anda sudah berhasil melakukan campaign pada influencer marketing. Lalu bagaimana selanjutnya?

Menurut data yang dihasilkan oleh Hootsuite, 58% pengguna internet menghabiskan waktunya di sosial media selama pandemi. Jika Anda pelaku bisnis, saat ini sebenarnya adalah saat yang tepat untuk Anda untuk meningkatkan produk Anda di sosial media melalui influencer marketing. Influencer yang bisa Anda pilih pun bermacam-macam, mulai dari Mega Influencer, Macro Influencer, hingga micro influencer.

58% pengguna internet menghabiskan waktunya di sosial media, selama pandemi

Jika Anda sudah pernah melakukan influencer marketing untuk produk Anda, lalu apalagi? Dan bagaimana untuk mengukur keberhasilan campaign Anda? Mari kita simak.

Menentukan Tujuan Campaign Melalui Awareness

Mulailah campaign dengan memasang tujuan yang jelas. Untuk produk baru, maksimalkan tujuan Anda untuk mendapatkan reach yang maksimal. Keberhasilan awareness bisa diukur dengan beberapa kategori. Mari kiata simak.

Impressions

Seberanyak banyak postingan influencer yang Anda pilih muncul di akun orang lain. Cari tau juga jika postingannya di boost atau tidak, karena ini akan mempengaruhi jumlah impressions dari sebuah postingan.

Followers

Ketika Anda memilih influencer, Anda juga pasti melihat jumlah followers influencer yang Anda pilih. Namun, sebaiknya Anda lebih mengutamakan Engangement Rate dibandingkan followers. Jadi, alangkah lebih baik jika Anda mempertimbangkan jumlah followers dan Engagement Rate.

Profile Visit

Ketika Anda melakukan influencer marketing. Cek di akun sosial media Anda, apakah Ada peningkatan profile visit akun Anda? Jika ada dan signifikan berarti campaign Anda bisa dinyatakan berhasil. Hal ini untuk mengecek apakah produk Anda telah membuat rasa penasaran audiens.

Menentukan Tujuan Campaign Melalui Engagement

Jika Anda ingin membangun community dengan brand Anda, sangat penting untuk memerhatikan Engagement dari influencer yang sudah Anda pilih. Hal yang perlu Anda perhatikan adalah,

Engagement (Likes, comment, share, dan saved)

Sangat penting untuk memerhatikan engagement dari postingan Anda. Cek apakah engagement postingan Anda lebih rendah atau malah lebih tinggi dibandingkan postingan influencer Anda yang lainnya.

Engagement Rate

Engagement Rate adalah rasio dari Engagement dibagi dengan jumlah followers. Engagement rate juga bisa dicari dengan membagi jumlah engagement dengan reach. Nilai no. of engagement suatu postingan bermacam-macam, general rule of thumb-nya jika di suatu postingan memiliki E.R di atas 1% sudah bisa dikatakan bagus.

Menentukan Tujuan Campaign Melalui Peningkatan Penjualan

Peningkatan penjualan adalah funnel terakhir dari influencer marketing Anda. Hal yang perlu Anda ingat adalah, Anda tidak bisa mengharapkan untuk kenaikan sales dalam satu kali aktivitas influencer marketing. Perlu ada proses bertahap yang akhirnya bisa meningkatkan penjualan Anda. Anda bisa tracking dengan menggunakan promo code, sehingga bisa mengetahui darimana penjualan Anda berasal.

Itulah bagaimana cara mengukur keberhasilan campaign influencer marketing Anda. Anda bisa mendapatkan semua report itu dalam campaign yang Anda bisa buat di Lemon. Registrasi GRATIS di sini atau hubungi client specialist kami di sini.

Write a comment