Kenali Apa Itu Influencer Marketing

Apa itu influencers marketing

Influencer marketing adalah cara memasarkan produk Anda lewat influencers di sosial media.

Cara ini dinilai lebih efektif jika produk Anda memilik target generasi Z dan Millenials. Jangan khawatir jika Anda belum mengetahui, kami akan mengupasnya secara tuntas di sini. Sebelumnya marilah kita pahami dulu apa itu influencer. Influencer adalah orang yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi seseorang terkait dengan keputusannya. Hal ini karena orang tersebut memiliki hubungan dengan followersnya, sudah memiliki pengetahuan, atau bahkan memiliki kekuasaan terhadap sesuatu hal.

“Influencer adalah orang yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi seseorang terkait dengan keputusannya.

Jika Anda sering menggunakan social media, pasti Anda seringkali mengamati bahwa ada orang yang memiliki banyak followers. Profil mereka biasanya tertata dengan rapi termasuk tone warna hingga pengambilan gambarnya. Mereka ini yang biasanya merupakan influencer. Brand biasanya seringkali menggunakan jasa mereka untuk membuat tren di social media sampai bahkan memengaruhi followers-nya untuk membeli produk yang mereka pakai.

Lalu Bagaimana Cara Memilih Influencer yang Tepat untuk Influencer Marketing?

Influencers memiliki beberapa kategori dan biasanya terbagi dari jumlah followers mereka. Yuk, simak kategorinya masing-masing sehingga Anda mengetahui influencers yang cocok untuk produk Anda.

Mega Influencers (Lebih dari 1M followers)

Seorang mega influencers biasanya memiliki followers lebih dari 1M followers. Pekerjaan mereka bisanya tidak terbatas sebagai influencer marketing saja. Basically mereka adalah selebriti dengan pekerjaan sebagai bintang film, model, maupun musisi. Jika Anda adalah brand yang sudah lama established, mega influencers adalah pilihan yang tepat untuk Anda agar membuat produk Anda semakin menjadi top of mind di masyarakat luas. Seorang mega influencers biasanya memiliki manager sendiri untuk melakukan negosiasi.

Macro Influencers (30K- 999K)

Macro Influencers biasanya adalah seseorang yang memiliki expertise di media sosial atau seseorang yang sedang merintis karirnya untuk menjadi bintang film. Jika goal dari marketing Anda adalah untuk awareness, penggunaan Macro Influencers sangat cocok dengan Anda karena mereka memiliki followers yang banyak dan seringkali sangat aktif dengan followersnya.

Micro Influencers (10K – 30K)

Micro influencers biasanya orang yang terkenal dengan keahliannya di sosial media. Seperti dokter, ahli kulit, Mom ataupun fotografer. Kebanyakan dari mereka memiliki market yang sangat niche, sehingga sangat cocok untuk Anda yang memiliki produk khusus dan ingin menargetkannya kepada niche market. Berdasarkan study case yang dilakukan oleh Lemon Team, Micro Influencers memiliki followers yang lebih loyal karena mereka mereka merupakan expertise di bidangnya.

Nano Influencers ( Di bawah 10K)

Jika Anda mengenal istilah word to mouth, nano Influencers sangat cocok untuk Anda yang ingin membuat conversation di social media. Sangat penting bagi Anda untuk menggunakan Nano Influencers pada produk Anda. Jika Anda berpikir, untuk apa menggunakan Nano Influencers? Nano Influencers memiliki market yang lebih niche lagi dibandingkan Micro Influencers. Followersnya yang sedikit, menjadikan kebanyakan dari mereka memiliki engagement yang tinggi dengan followersnya. Ini dilihat dari opini jujur yang sering mereka sampaikan pada review produknya.

Bagaimana? Sudah jelas bukan. Jika Anda masih bingung, hubungi Client Successor Lemon dengan klik di sini atau buatlah campaign dengan registrasi di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *