Penghasilan Tambahan Sebagai Influencer Di Era Pandemi – Lemon Academy 2021

Our goal is long-term growth in revenue absolutely profit..so we invest aggressively in future innovation while tightly managing our short-term cost

Larry Page 

Pada tanggal 30 Januari 2021, Lemon mengadakan webinar Lemon Academy yang diberi judul Penghasilan Tambahan Sebagai Influencer Di Era Pandemi. Pada Lemon Academy tersebut turut menghadirkan Yosua Omimaru selaku VP of Business C Channel Media Indonesia. Kemudian Lemon juga turut mengundang Shelly Hartanti dari tim Marketing Chando Indonesia. Lemon Academy tersebut dihadiri kurang lebih 50 Lemon Squad sebagai peserta. 

Yosua Omimaru, menjelaskan terkait penting nya influencer dalam mengikuti trend yang ada pada dunia digital. Di era seperti sekarang ini, masyarakat Indonesia sudah tidak bisa lagi terlepas dari sosial media. Oleh karena itu, hal tersebut perlu dimanfaatkan bagi para pembuat konten khusus nya yang berkecimpung di bidang digital agar semakin rajin dalam membuat konten-konten menarik dan bermanfaat. Influencer marketing saat ini sedang marak dilakukan, karena dianggap mudah dijangkau untuk setiap kalangan, efisiensi waktu, dan tepat sesuai target pemasaran nya. Saat ini bisnis di dunia digital dianggap mampu dilakukan oleh banyak orang, dan dimanapun sehingga memiliki daya tarik nya sendiri. Terlebih lagi memasuki era pandemi saat ini, dimana kita tidak bisa kemana-mana sehingga mengharuskan kita untuk berpikir lagi bagaimana cara menghasilkan uang tanpa harus keluar rumah. 

Menurut pemaparan Yosua saat ini terdapat 5 tipe bisnis online yang dapat dikelola dan dimanfaatkan terutama bagi para influencer yang kurang lebih sudah memiliki audience pada akun sosial media nya, sebagai berikut :

Di era pandemi saat ini, banyak membuat beberapa orang pun mencoba pekerjaan sampingan untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang tidak lain dan tidak bukan adalah membuka bisnis online. Kebutuhan personal care di pandemi saat ini menjadi primadona yang paling diburu oleh setiap kalangan. Menurut Kemenkes, anjuran mencuci tangan itu wajib dilakukan bagi setiap orang di tengah pandemi ini sebagai bentuk menjaga perlindungan diri dari berbagai virus penyakit yang ada di luar. Tak khayal menjual produk sejenis hand sanitizer menjadi pilihan bagi setiap orang untuk mencari penghasilan tambahan. Membeli produk hand sanitizer dan personal care lain nya sudah menjadi barang wajib dibeli setiap bulan setelah masa pandemi ini marak di Indonesia. Para penjual pun akhirnya berlomba-lomba memberikan harga termurah agar produknya laku di pasaran. Tapi tahukah kalian bahwa produk hand sanitizer yang banyak mengandung alkohol dapat merusak tangan? Jika kalian ingin memulai bisnis baru dengan menjual hand sanitizer kamu juga harus teliti dengan kandungan dan manfaat dari produk yang ditawarkan tersebut agar konsumen kamu nantinya tidak kecewa.

Nah pas banget nih Lemon Academy kali ini cukup berbeda dibandingkan sebelumnya, dimana pada kesempatan ini Lemon Academy turut mengundang Shelly Hartanti selaku perwakilan dari salah satu brand yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Lemon yaitu Chando Indonesia. Pada Lemon Academy tersebut Shelly banyak menjelaskan terkait keunggulan dari produk Chando Indonesia, seperti tisu basah, hand sanitizer dan juga sheet mask. Ditemukan fakta terbaru juga bahwa produk personal care dari Chando seperti hand sanitizer ternyata juga menggunakan kandungan yang biasanya hanya kita temukan pada produk skin care. Contoh nya pada hand sanitizer dari Chando itu terkandung Hyaluronic Acid yang sudah dikenal sebagai salah satu kandungan yang cukup baik untuk menjaga kelembaban kulit. Hal tersebut selaras dengan moto Chando adalah “We’re selling more than Personal Care or Skin Care products. We’re offering a lifestyle” Produk-produk dari Chando sendiri itu dipilih dari bahan-bahan yang natural, eco friendly dan pastinya no animal testing.

Berakhirnya Lemon Academy kali ini diharapkan agar Chando Indonesia dan juga Lemon Influencer dapat bekerjasama untuk terciptanya program baru yaitu KOS atau Key Opinion Seller. Hal ini dapat memberikan penghasilan tambahan bagi para influencer, dimana mereka tidak hanya mereview produk tapi kali ini juga ditantang untuk mendapatkan pengalaman baru menjadi reseller produk-produk dari Brand yang mereka ajak kerjasama sebelumnya. Terutama di era pandemi saat ini, kesulitan mencari penghasilan tambahan menjadi tujuan utama program Chando reseller ini dapat terwujud. KOS ini kurang lebih sistem kerjanya adalah sebagai berikut :

Sampai bertemu di Lemon Academy selanjutnya..

Tertarik menjadi bagian dari Lemon Influencer? banyak produk menarik menanti untuk kamu review loh..Daftarkan diri kamu sekarang! Langsung aja klik disini

BACA JUGA : “How to Grow Your Engagement Rate” – Webinar Lemon Squad Academy, Juni 2020

Registrasi GRATIS Sekarang

Buat Campaign lebih mudah, cepat, dengan pilihan Influencer yang banyak hanya dalam 1 platform.

Tips dan Trick Campaign

Dapatkan pekembangan Influencer Marketing terkini untuk bisnis Anda.

Rahasia Campaign Sukses

Tips Campaign Influencer Marketing Sukses hanya di LEMON Influencer Platform.

Buat Akun

Saya pemilik brand

Saya ingin meningkatkan brand awareness dan menjual produk saya.

Saya seorang influencer

Saya ingin menampilkan produk dan mendapatkan benefit

Indonesia Influencer Report Q2

Report Influencer Indonesia pada kuartal dua tahun 2021. Report ini akan mengupas influencer per-industri, mulai dari teknologi, beauty, F&B, hingga fashion.